SEKILAS TENTANG WINDOWS
SEKILAS TENTANG SEJARAH MS-WINDOWS
Dimulai dari
DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap
larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan
Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut
nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi
2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program
yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3
menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan,
kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows
versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada
prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows
terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama
yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa
MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7.
Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi
melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat
menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi
sendiri - X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of
Death).
Versi-Versi
dari MS-Windows yang sudah dirilis adalah :
- 16-bit,
berjalan di atas MS-DOS
- 1985 November - Windows 1.0
- 1987 9 Desember - Windows 2.0
- 1990 22 Mei - Windows 3.0
- 1992 Agustus - Windows 3.1
- 1992 Oktober - Windows for Workgroups 3.1
- 1993 November -
Windows for Workgroups 3.11
- Hibrida
(16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)
- 1995 24 Agustus - Windows 95 (Versi:
4.00.950)
- 1998 25 Juni - Windows 98 (Versi:
4.1.1998)
- 1999 5 Mei - Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
- 2000 19
Juni - Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)
- Berbasis kernel Windows NT
- 1993 Agustus - Windows NT 3.1
- 1994 September - Windows NT 3.5
- 1995 Juni - Windows NT 3.51
- 1996 29 Juli - Windows NT 4.0
- 2000 17 Februari - Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
- 2001 - Windows XP (Versi:
NT 5.1.2600)
- 2003 - Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
- 2006 - Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000)
- 2007 -
Windows Home Server (Versi 6.0.1800.24)
Microsoft
Windows 1.0
Merupakan versi
pertama sistem
operasi dalam dunia
sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh Microsoft
Corporation . Versi ini
sebenarnya diluncurkan pertama kali pada tanggal 10
November 1983[2], tapi tidak
pernah keluar ke pasar publik sebelum bulan November 1985, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung.
Windows 1.x
bukanlah merupakan sebuah paket sistem operasi GUI—seperti halnya Apple dengan Lisa dan Macintosh-nya, tetapi hanya merupakan paket GUI tambahan yang
berjalan di atas DOS, karena itulah, nama kode yang digunakannya adalah Interface Manager.
Windows 1.x menggunakan tampilan bitmap (device independent bitmap atau disingkat DIB) dan menambahkan mouse sebagai satu lagi perangkat yang dapat digunakan untuk mengoperasikan
Windows.
Windows 1.x
juga mendukung multitasking antar banyak program. Hal ini tentu saja merupakan peningkatan yang sangat penting jika
dibandingkan dengan DOS, yang hanya dapat menjalankan satu program saja (single-tasking) pada satu
waktu. Karena Windows 1.0 merupakan masih berbasiskan DOS, hanya satu aplikasi
saja yang boleh berjalan di muka (foreground application), sedangkan
aplikasi yang berjalan di latar belakang (background application)
diberhentikan secara sementara hingga pengguna mengaktifkannya kembali. Metode
ini disebut juga dengan cooperative multitasking.
Pada versi
pertama ini, Microsoft mengintegrasikan banyak program tambahan, seperti
Microsoft Paintbrush, Write, Notepad, Calendar, Calculator, CardFile, dan juga
Clipboard. Game yang disediakan pun hanya satu: Reversi. Sebagai shell untuk mengatur berkas, digunakanlah MS-DOS Executive. Fungsinya
sama saja dengan kebanyakan shell yang beredar di pasaran seperti Norton
Commander atau DOS Shell, tapi MS-DOS
Executive berjalan di atas Windows, sementara kedua shell tersebut berjalan di
atas DOS.
Windows versi
1.x juga mendukung MS-DOS prompt langsung dari Windows, sehingga pengguna tidak
perlu keluar ke DOS terlebih dahulu untuk menjalankan program DOS.
Microsoft
Windows 2.0
Merupakan versi
kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft
Corporation, yang dirilis
pada 9 Desember 1987 akibat kurang suksesnya Windows
versi 1.0. Sebab Windows
1.0 kurang sukses adalah karena kurangnya aplikasi yang mendukung Windows 1.x.
Windows 2.x
mendukung penggunaan kartu grafis dengan spesifikasi VGA (Video Graphics Array), sehingga dapat menampilkan resolusi hingga 640x480 pada kedalaman warna 4-bit (16 warna). Selain itu, Windows 2.x juga mendukung penggunaan prosesor Intel
80286, prosesor
pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memori atau dikenal dengan protected
mode meski tidak dapat melakukan switching kembali ke
dalam real
mode tanpa harus melakukan restart komputer. Pengguna
dapat menjalankan program loader Windows yaitu berkas WIN.COM dengan tambahan switch /S untuk
mode standar, dan /2 untuk mode 286.
Ketika Intel
telah meluncurkan prosesor Intel
80386 yang memiliki
kemampuan protected mode dan juga dapat kembali ke dalam real mode,
Microsoft pun meluncurkan Windows 2.03 for Intel 386 untuk mendukungnya. Versi
Windows 2.03/386 dapat menjalankan banyak program DOS dalam MS-DOS Prompt yang dimilikinya. Karena fitur-fitur ini, banyak pengembang di luar
Microsoft mengembangkan software yang mendukung Windows 2.x, seperti Corel
Draw dan Adobe
PageMaker. Microsoft pun
mengeluarkan Microsoft
Excel for Windows
dan Microsoft Word for Windows .
Windows 95
Windows 95
adalah sistem
operasi hibrida
16-bit/32-bit yang diproduksi oleh Microsoft. Windows 95 diperkenalkan ke publik pada tanggal 14
Agustus 1995, menyusul kampanye iklan yang agresif dari Microsoft.
Windows 95
diperkenalkan dengan menggunakan rancangan menu "Start", menu
inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager), selain
itu juga diperkenalkan Windows Explorer sebagai pengganti File
Manager, dukungan plug-and-play, dukungan program aplikasi MS-DOS
dan Windows 16-bit dan Windows 32-bit, dan dukungan bagi nama-nama berkas (file)
yang panjang, yang mendukung penamaan hingga 256 karakter, dan browser
opsional Microsoft Internet Explorer.
Windows 95
memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
- Sebuah
antarmuka grafis yang didesain ulang (sangat berbeda dengan versi Windows
3.x), yakni desktop yang dapat dikonfigurasikan, adanya taskbar, tombol
Start, dan menu konteks.
- Kompatibilitas
dengan perangkat keras yang lama, serta aplikasi MS-DOS 16-bit serta
Windows 16-bit.
- Arsitektur
32-bit untuk driver perangkat, yang disebut oleh Microsoft Virtual
Device Driver (VxD).
- Fungsi
multitasking yang ditingkatkan. Windows 95 menggunakan skema preemptive
multitasking, menggantikan skema cooperative multitasking yang
sebelumnya digunakan oleh Windows 3.x.
- Subsistem
jaringan, subsistem disk, dan subsistem pencetakan yang berbasis 32-bit
dan juga terintegrasi.
- Dukungan
jaringan terintegrasi yang cukup luas, mencakup Microsoft Networking
(NetBEUI), TCP/IP, NetWare (IPX/SPX), Banyan Vines; Windows Messaging
untuk berkirim e-mail; Dial-up Networking untuk koneksi Remote
Access Services (RAS) dan koneksi Internet.
- Dukungan
terhadap nama berkas panjang.
- Dukungan
plug-and-play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi
terhadapnya secara otomatis.
- Dukungan Advanced
Power Management (APM) untuk manajemen daya
- Dukungan
multimedia (audio/video) terintegrasi.
- Dukungan
terhadap manajemen secara terpusat dari server, seperti halnya group
policy, dan user profile.
WINDOWS 98
Windows 98
adalah penerus dari Windows 95, dengan tambahan dukungan AGP, USB, Plug and
Play yang lebih baik, sistem berkas FAT32 dan Internet Explorer versi 4.0.
Windows 98 adalah upgrade dari Windows 95. Seperti yang dideskripsikan sebagai
sistem operasi, “Works Better, Plays Better,” Windows 98 adalah versi windows
pertama yang di desain secara spesifik untuk konsumen.
Windows NT
Windows NT
merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur
sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows
Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor,
dimulai dari Intel 80x86 (hingga sekarang), MIPS R4x00 (dihentikan pada versi
Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi
Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan
dihentikan pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti
Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena dibuat oleh pihak ketiga,
Intergraph). Saat ini, sistem operasi berbasis Windows NT hanya mendukung
platform Intel 80x86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform
lainnya tidak didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga
untuk prosessor tersebut.
Windows NT
sebenarnya dibangun dari puing-puing sisa pengembangan dari sistem operasi IBM
OS/2 versi 3.0, di mana dalam pengembangan sistem operasi tersebut Microsoft
dan IBM melakukan pengembangan secara bersama-sama. Beberapa saat sebelum
sistem operasi tersebut rampung, Microsoft dan IBM mengakhiri hubungan mereka,
dan akhirnya proyek IBM OS/2 pun terbengkalai. Hal ini diakibatkan oleh
kesuksesan sistem operasi grafis yang berjalan di atas MS-DOS, Microsoft
Windows versi 3.0, yang terjual lebih dari sejuta salinan dalam waktu kurang
dari sebulan. Sistem operasi IBM OS/2 versi 3.0 ini memiliki nama kode NTOS/2.
Dan akhirnya, Microsoft mengembangkan Windows NT sendirian, tanpa dibantu oleh
IBM.
Selanjutnya,
Microsoft merekrut beberapa orang pengembang sistem operasi dari Digital
Equipment Corporation (DEC), yang keluar dari perusahaan lama akibat kurang
puas karena proyek yang sedang dikerjakannya dihentikan secara paksa. Tim
pengembang tersebut dikepalai oleh David Neil Cutler, Sr, yang juga terkenal
dengan sistem operasi VMS dan RSX/11M dari DEC. Akhirnya, proyek NTOS/2 pun
diubah namanya menjadi WNT.
Selama tiga
tahun pengembangan, Windows NT pun akhirnya menjadi sistem operasi yang
benar-benar baru. Bebas dari kode 16-bit milik MS-DOS, mendukung operasi
32-bit, dan semua fitur yang ditawarkan oleh mikroprosesor 32-bit, seperti
dapat mengalamati memori hingga 4 Gigabyte, dan mode terproteksi. Selain itu,
Windows NT didesain agar kompatibel dengan sistem operasi terdahulu, seperti
MS-DOS (yang dijalankan dengan menggunakan teknik emulasi), IBM OS/2, dan
sistem operasi berbasis POSIX (yang telah diubah kodenya untuk Windows 32-bit).
Fitur-Fitur
Windows NT
Dukungan penuh
untuk prosesor 32-bit : Windows NT
merupakan sistem operasi baru, yang tidak dibangun dari MS-DOS (tidak seperti
Windows 95). Semua fitur yang ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 386DX ke atas
(prosesor 32-bit) dapat digunakan oleh Windows NT, seperti penggunaan modus
terproteksi (protected mode), 32-bit flat linear address yang
mampu mengalamati memori hingga 4 GB, dan beberapa fitur lainnya.
Dukungan untuk prosesor lainnya pun disuplai dengan menambahkan sebuah lapisan
perantara di bawah kernel untuk berkomunikasi dengan perangkat keras. Lapisan
perantara tersebut dinamakan dengan Hardware Abstraction Layer (HAL).
Dukungan
aplikasi : Windows NT
merupakan sistem operasi 32-bit murni, dan aplikasi 32-bit murni jarang
terlihat di pasaran saat Windows NT diluncurkan pada tahun 1993. Selain itu,
agar memastikan dukungan para pengembang pada versi Windows NT selanjutnya,
Windows NT pun harus mendukung aplikasi yang didesain khusus untuk sistem
operasi terdahulu, seperti aplikasi MS-DOS (kecuali game MS-DOS), Windows
16-bit, dan OS/2. Selain ketiga subsistem tersebut, Windows NT juga mendukung
aplikasi POSIX, yang telah dikompilasi ulang untuk Win32 API.
Semua itu dapat dilakukan karena Windows NT mengimplementasikan sebuah lapisan
subsistem (subsystem layer) dan menghubungkan semua subsistem tersebut
ke subsistem resmi milik Windows NT, subsistem Win32.
Keamanan : Windows NT mengimplementasikan fitur keamanan yang
lebih canggih dibandingkan dengan sistem operasi MS-DOS, Windows 9x, atau IBM
OS/2. Meskipun begitu, sistem operasi Windows NT sendiri tidak bebas dari virus
komputer (seperti yang diklaim oleh para pengguna sistem operasi Macintosh dan
GNU/Linux). Fitur keamanan diimplementasikan sedemikian rupa sehingga Windows
NT dapat digunakan dalam lingkungan korporat, seperti halnya pengaturan akses
secara diskret (discretionary access control), penggunaan SID (Security
Identifier yang menjamin bahwa setiap akun pengguna berbeda dengan akun
lainnya, seperti halnya UID (User Identifier) pada sistem operasi
keturunan UNIX). Setiap akun pengguna akan divalidasi dengan menggunakan proses
logon, dan akan diberikan sebuah kunci atau tiket yang disebut dengan access
token.
Dukungan Sistem
Berkas : Windows NT
mendukung beberapa sistem berkas (file system) yang saat itu banyak
digunakan, seperti FAT16 (sistem berkas milik MS-DOS), HPFS (sistem berkas
milik IBM OS/2), dan NTFS (sistem berkas milik Windows NT sendiri). Dukungan
HPFS dicabut dari Windows NT, saat Microsoft merilis Windows NT 4.0, dan
dukungan untuk FAT32 ditambahkan pada Windows 2000. Sistem berkas NTFS
menawarkan semua fitur yang dimiliki oleh Windows NT, seperti halnya pengaturan
akses secara diskret, kepemilikan berkas (file/folder ownership), hingga
pada enkripsi yang ditawarkan pada NTFS versi baru (NTFS versi 3.1).
Desain Full GUI
: Tidak seperti Windows 3.x yang berbasis MS-DOS,
Windows NT didesain dengan menggunakan GUI (Graphical User Interface
atau antarmuka grafis) secara penuh. Hal ini dilakukan dengan mengintegrasikan
komponen grafis (GDI, Graphics Device Interface) secara integral ke
dalam komponen sistem operasi. Tidak seperti sistem operasi GNU/Linux, yang
memisahkan antarmuka grafis dari sistem operasi. Meskipun hal ini dapat menjadi
masalah saat subsistem grafis mengalami kegagalan, penggunaan Full GUI dapat
mempermudah administrasi dan penggunaan sistem operasi, maka tak salah, Windows
menawarkan fitur yang ramah pengguna atau user-friendly.
WINDOWS XP
XP atau Windows
5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang diluncurkan oleh
Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang dikenal
dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional (untuk
desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan
Windows XP Professional. Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan
dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam
dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.
Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner,
seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows
95.
Windows XP
sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT. Yang termasuk
dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, Windows
2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki kemampuan yang
baik untuk menjadi sebuah server.
Fitur Windows
XP
Windows XP
diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah
ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik
daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini
dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat
menghindari apa yang disebut dengan "neraka DLL" atau "DLL
HELL". Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih
mudah untuk digunakan.
Berikut ini
adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)
Dukungan
terhadap sistem domain Active Directory : Active Directory adalah sistem domain yang digunakan
di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active
Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja
yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini
sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena
akan menyederhanakan semua proses autentikasi.
Peningkatan
pengaturan kontrol akses :Sebagai sistem
operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah
dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan
untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses
terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru,
karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi
fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan
dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan
atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x,
tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak
untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.
Mendukung
sistem berkas terenkripsi (EFS) : Windows XP memiliki sistem enkripsi EFS. Sistem ini merupakan sistem untuk
memproteksi data penting sehingga tidak dapat dibuka user lain apalagi komputer
lain, kecuali dengan membuka dengan kode. Sistem ini cukup handal meskipun tak
sehandal sistem pihak ketiga. File yang terenkripsi akan berubah warnanya
menjadi hijau.
Fitur-Fitur End-User
- Windows
Aero: desain baru antarmuka pengguna, singkatan dari Authentic,
Energetic, Reflective, and Open. Antarmuka baru ini dimaksudkan agar
lebih estetis dan bersih ketimbang tantarmuka Windows sebelumnya, termasuk
jendela-jendela transparan, animasi, dan tampilan yang bagus. Animasi pada
Windows Aero dapat nampak pada saat aplikasi ditutup, diminimalisasikan,
dimaksimalisasikan, dan juga pada tombol rekomendasi.
- Windows
Shell: Windows shell yang baru ini berbeda sekali dengan Windows XP.
Sebagai contoh, Start Menu yang telah diubah, bahkan kata
"Start" pun telah digantikan dengan tombol Windows
"Pearl" biru yang baru.
- Fasilitas
Pencarian (Quick Search):
- Windows
Sidebar:
- Internet Explorer 7+:
- Windows Media Player 11:
- Windows Media Center:
- Windows Live Show :
- User Account Control:
- Windows Firewall With
advanced security:
- Windows Defender:
- Windows Mail:
- Windows Update:
- Parental
Control:
- Windows Sideshow:
- Speech recognition:
- New Fonts:
- Games:
- Windows Calendar:
- Windows Photo Gallery:
- Windows DVD Maker:
- Windows Collaboration:
- SuperFetch:
- ReadyBoost:
- ReadyDrive:
- Touchscreen:
- Problem
Reports and Solutions:
- Virtual
Folder:
Teknologi Inti
Windows Vista
dimaksudkan untuk diluncurkan sebagai produk berbasis-teknologi, sebagai sistem
yang solid yang mencakup teknologi-teknologi baru tingkat tinggi. Banyak di
antaranya merupakan teknologi yang berkaitan dengan bagaimana sistem berfungsi,
yang bekerja di belakang layar dan tidak terlihat oleh pengguna akhir.
- Pembangunan
ulang seluruh arsitektur audio, print, tampilan layar (display),
dan stack jaringan
- Protokol
IPv6 yang juga bekerja bersama dengan IPv4
- Struktur
keamanan baru, termasuk BitLocker Drive Encryption
- Peningkatan
kemampuan memory manager dan process scheduler
- System
services
dimasukkan sebagai sesi terpisah dan terisolasi, sementara proses User
sebagai sesi yang berbeda.
- Address
Space Layout Randomization (ASLR) untuk mencegah serangan Return-to-libc
buffer overflow.
- Kernel
Transaction Manager yang baru memungkinkan operasi transaksi atom
melintasi berbagai obyek yang berbeda, terutama sekali sistem file (Transactional
NTFS) dan operasi registry.
- Deadlock
Detection Technology merupakan teknologi baru yang akan melakukan
pengecekan atas kondisi-kondisi deadlock (kebuntuan sistem) untuk
pelaporan error Windows.
Teknologi bagi
Developer
.NET Framework
3.0, sebelumnya WinFX, merupakan sebuah set teknologi yang juga ditujukan untuk
tersedia bagi Windows XP dan Windows Server 2003. Oleh karenanya teknologi ini
bukan merupakan teknologi yang eksklusi hanya untuk Vista, tetapi dirancang
selama kurun waktu pembangunan Vista. Alasan agar teknologi ini lebih mudah
diperkenalkan ke para developer dan end-user, mungkin menjadi dasar mengapa
Microsoft melakukan backport teknologi bagi sistem operasi yang
sebelumnya.
Microsoft
menyebut teknologi kunci yang baru dalam versi Windows ini sebagai "The
Pillars of Vista" (Pilar-Pilar Vista).
- Presentasi
Windows
Presentation Foundation atau WPF,
sebelumnya diberi nama-kode Avalon; adalah sebuah sub-sistem antarmuka pengguna
yang baru dan merupakan kerangka-kerja yang didasarkan pada teknologi Direct3D
(DirectX) dan grafik vektor-kerja sama antara perangkat keras komputer grafik
3D dengan teknologi Direct3D. Lihat juga Windows Graphics Foundation.
- Komunikasi
Windows
Communication Foundation atau WCF,
sebelumnya diberi nama-kode Indigo; adalah sistem komunikasi
berorientasi-servis (service-oriented messaging system) yang mengijinkan
program untuk berinteroperasi secara lokal maupun remote mirip seperti service
jejaring (web).
- Workflow
Windows
Workflow Foundation or WF;
pertama kali diumumkan pada Agustus 2005, akan mengijinkan transaksi
otomatisasi dan terintegrasi dengan menggunakan arus-kerja (workflows).
Selain itu juga
ada pembangunan API (Application Program Interface) baru signikan di dalam inti
sistem operasi, khususnya penambahan .NET Framework, pembangunan benar-benar
baru bagi arsitektur audio, jaringan, pencetakan (print), dan antarmuka
video, perubahan besar dalam infrastruktur keamanan, peningkatan bagi instalasi
program aplikasi ("ClickOnce" dan Windows Installer 4.0), model baru
untuk device driver ("Windows Driver Foundation"),
Transactional NTFS, serta pembaruan besar-besaran bagi banyak sub-sistem inti
seperti Winlogon dan CAPI.
Ada beberapa
isu bagi delevoper perangkat lunak dalam menggunakan API grafik di Vista. Games
maupun program-program yang dibangun di atas Direct3D Versi 10 milik Vista,
tidak akan bekerja di Windows versi sebelumnya, karena Direct3D 10 tidak
kompatibel dengan Direct3D 9.
Fitur XP yang
dihilangkan
Beberapa fitur
dan komponen Windows XP yang terkenal juga telah digantikan ataupun dihilangkan
dari Windows Vista. Mungkin yang paling terlihat signifikan adalah penghilangan
Windows Messenger dan MSN Explorer, dan penggantian NetMeeting dengan Windows
Collaboration. Windows Vista juga tidak memasukkan tema-visual (visual theme)
Windows XP "Luna". Fitur "Hardware profiles" juga telah
dihilangkan, diikuti dengan penarikan dukungan untuk teknologi motherboard
lawas seperti EISA bus dan APM.
Fitur-fitur
yang ditunda/dibatalkan
- WinFS adalah nama-kode untuk sebuah sistem file baru
dengan sifat relational database yang dibangun di atas sistem NTFS
dan SQL Server 2005. Pada bulan Agustus 2006, Microsoft mengumumkan bahwa
WinFS batal dimasukkan dalam Windows Vista. Hal ini dikarenakan belum
selesainya pengembangan teknologi ini. Microsoft telah mengerjakan
teknologi ini sejak pertengahan tahun 1990an. Sedianya, Microsoft akan
meluncurkan WinFS secara terpisah dari Vista, tapi pada 23 Juni 2006
kembali diumumkan bahwa Microsoft memutuskan untuk mengintegrasikan
beberapa dari fitur yang telah dikembangkan ini dalam versi selanjutnya
dari ADO.NET dan SQL Server, secara efektif sekaligus membatalkan proyek
WinFS.
- Sehubungan
dengan isu penjadwalan, Windows PowerShell, dengan nama-kode Monad
juga tidak akan dimasukkan dalam Windows Vista. Namun demikian, Microsoft
telah mengumumkan bahwa fitur ini akan tersedia untuk diunduh secara
terpisah dalam kuartal keempat 2006.
- Arsitektur
keamanan Next-Generation Secure Computing Base juga diabaikan dari Windows
Vista, dikarenakan masih sedikitnya developer pihak-ketiga untuk mendukung
sistem ini.
- Dukungan
untuk Intel Extensible Firmware Interface (semacam sistem BIOS baru) juga
dibatalkan karena sedikitnya dukungan untuk komputer desktop.
- PC-to-PC
Sync, sebuah teknologi Peer-to-peer untuk sinkronisasi folder antar
komputer-komputer yang menjalankan Vista, juga dibatalkan karena masalah
kualitas. Kemungkinan teknologi ini tetap akan dikembangkan di masa depan.
Antarmuka
grafis
Antarmuka baru
Vista, Windows Aero, dibangun di atas sebuah mesin baru yang bernama
Desktop Window Manager. Windows Aero, juga dikenal sebagai Aero Glass,
menambahkan dukungan untuk grafik 3D (dikenal sebagai Flip 3D), jendela
transparan, animasi, dan efek visual lainnya. Windows Aero membutuhkan kartu
grafis high-end dan kapasitas perangkat keras seperti:
- memori
grafis 64MB direkomendasikan untuk set layar 1024x768, dan 128MB untuk
1600x1200+.
- minimal 32
bit per pixel
- 3D hardware
accelleration yang mendukung DirectX 9.0
- memori
dengan lebar pita (bandwidth) direkomendasikan 2GB/s
- mampu
menggambar ~1.5 juta segitiga/detik, dengan satu jendela hingga ~150
segitiga
- mendukung
driver Windows Display Driver Model (WDDM).
Vista juga
menawarkan model Aero lainnya:
- Mode Standard,
adalah varian Windows Aero tanpa tranparan, animasi, dan efek grafis
lainnya seperti Flip 3D.
- Mode Windows
Classic, juga tersedia sebagai antarmuka yang paling dasar. Classic
memiliki tampilan yang mirip dengan Windows 2000 dan tidak menggunakan
Desktop Composition Engine yang baru. Classic memerlukan driver-driver
Windows XP Display Driver Model (XPDM) atau WDDM dan kartu grafis yang
mendukung Windows 2000.
Kebutuhan
perangkat keras
Menurut Microsoft,
komputer yang dapat menjalankan Windows Vista diklasifikasikan sebagai "Vista
Capable" dan "Vista Premium Ready"
- Komputer
"Vista Capable" memerlukan minimal prosesor 800MHz, 512MB
RAM, dan kartu grafis dengan kelas DirectX 9. Namun klasifikasi ini tidak
akan mampu untuk mendukung grafis high-end Vista, termasuk
antarmuka Aero.
- Komputer
"Vista Premium Ready" memerlukan setidaknya prosesor
1GHz, 512 MB RAM, dan kartu grafis yang kompatibel dengan antarmuka Aero
minimal 128MB serta mendukum WDDM yang baru.
Logo komputer
yang siap untuk dipasangi Windows Vista (meski dikonfigurasi untuk Windows XP
Komputer Vista
Capable atau sejenis, memerlukan minimal prosesor dengan kecepatan 800 MHz,
Memory 512 MB RAM dan kartu grafis yang mendukung DirectX 9. Komputer jenis ini
tidak mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero.
Sebaliknya Komputer Vista Premium Ready dapat mendukung fitur
"high-end" Vista tetapi, sedikitnya diperlukan prosesor 1 GHz ,
memory utama 1 GB, dan kartu grafis yang kompatibel dengan Aero dengan memory
minimal 128 MB dan mendukung Windows Display Driver Model yang baru.
Edisi-edisi
Windows Vista
- Windows
Vista Starter
Mirip seperti
Windows XP Starter Edition,edisi ini masih berteknologi 32-bit, edisi ini
dibatasi untuk area lokal, terutama sebagai alternatif legal ketimbang
penggunaan kopi bajakan. Pengguna edisi ini akan sangat dibatasi pemakaiannya,
misalnya hanya bisa untuk memakai tiga program sekaligus dalam satu waktu,
pembatasan koneksi jaringan, dan physical memory dibatasi hanya hingga
256MB.
- Windows
Vista Home Basic
Seperti Windows
XP Home Edition,dengan teknologi 64-bit, fiturnya juga bertambah banyak. Tetapi
tidak sebanyak edisi yang lain, Home Basic ditujukan bagi pengguna rumahan yang
tidak memerlukan fasilitas lebih tinggi. Tema "Aero Glass" dengan efek
transparan juga tidak akan termasuk dalam Edisi ini. Home Basic hanya mendukung
hingga 8GB physical memory.
- Windows
Vista Home Premium
Didasari
Windows Vista Home Basic, edisi ini memiliki tambahan dukungan fitur-fitur
lebih tinggi yang ditujukan untuk segmen pengguna rumahan, seperti dukungan
HDTV dan pembuatan menu DVD. Tambahan lainnya adalah games yang lebih
banyak, dukungan untuk komputer tablet dan mobile, sistem enkripsi file,
serta aplikasi manajemen foto. Edisi ini mirip dengan Windows XP Media Center
Edition dan Tablet PC Edition. Home Premium mendukung hingga 16GB physical
memory.
- Windows
Vista Business
Sebanding
dengan Windows XP Professional, dan ditunjukan untuk pengguna bisnis. Fitur
Media Center yang ada dalam Home Premium tidak dimasukkan dalam edisi ini,
tetapi memiliki fasilitas IIS web server, dukungan faksimili, offline files,
dukungan dual physical processor, Remote Desktop, kolaborasi P2P,
dan mampu menangani hingga 128GB memori. Aktivasi produk tidak diperlukan untuk
edisi ini.
- Windows
Vista Enterprise
Edisi ini
ditujukan untuk segmen enterprise, dan merupakan edisi tingkat tinggi
dari edisi Business. Fitur-fitur tambahannya di antaranya adalah versi
sesi-tunggal dari Virtual PC, dukungan antarmuka multibahasa, BitLocker
Drive Encryption, dan dukungan untuk aplikasi UNIX. Edisi ini tidak akan
tersedia melalui saluran retail ataupun OEM, melainkan melalui Microsoft
Software Assurance.
- Windows
Vista Ultimate
Edisi ini
menggabungkan seluruh fitur-fitur Home, Premium, dan Enterprise. Dalam edisi
ini juga ditambahkan dukungan pembuatan podcast (yang dialihbahasakan
oleh Microsoft menjadi "blogcasting"), program
peningkat-kinerja game (WinSAT), fasilitas DVD ripping, dan
layanan online khusus untuk media yang dapat diunduh, serta opsi layanan
pelanggan tambahan lainnya. Edisi Ultimate ditujukan sebagai edisi Vista yang
paling impresif, ditujukan bagi para pengguna high-end, pemain game,
para profesional multimedia, serta para pecandu PC. Seperti edisi Business dan
Enterprise, aktivasi produk juga tidak diperlukan.
Kritik
Kritik pada
Windows Vista meliputi waktu pengembangan yang sangat lama, perjanjian lisensi
yang lebih ketat, penambahan beberapa teknologi yang bertujuan membatasi
penyalinan media digital terlindungi, dan penggunaan teknologi keamanan User
Account Control yang baru. Para peninjau juga mencatat beberapa kemiripan
antarmuka Aero pada Vista dengan sistem operasi milik Apple, Mac OS X, terutama
penggunaan efek transisi. Lebih jauh lagi, beberapa orang mempertanyakan
komputer personal yang memenuhi persyaratan perangkat keras "Vista Premium
Ready" dan harga Vista.
Lisensi
Pengenalan
pembatasan lisensi tentang pembeli retail yang secara legal mentransfer salinan
Vista dikritik habis-habisan dan sejak saat itu telah diubah. Sebelumnya,
perjanjian lisensi untuk Vista hanya mengizinkan pembeli salinan ritel Vista
untuk mentransfer perangkat lunak mereka ke mesin yang baru untuk sekali. Jika
seorang pengguna ingin memindahkan perangkat lunaknya untuk kedua kalinya, ia
harus menghubungi Microsoft melalui telepon, membuktikan ia memiliki lisensi
yang sah, untuk mendapatkan kode untuk mengizinkan perpindahan. Sejak saat itu,
Microsoft telah merespon komplain dan memodifikasi EULA menjadi "You
may uninstall the software and install it on another device for your use. You
may not do so to share this license between devices." (belum ada
terjemahan resmi dari Microsoft untuk bahasa Indonesia, namun kurang lebih
artinya "Anda dapat meng-uninstal perangkat lunak dan menginstal pada
perangkat lain untuk penggunaan pribadi. Anda tidak boleh melakukan ini untuk
berbagi lisensi antarperangkat."). Seperti pada Windows XP,
aturan-aturan terpisah akan dilakukan untuk versi OEM Vista yang diinstal pada
komputer pribadi yang baru; ini tidak dipandang dapat ditransfer secara legal.
Harga Windows Vista juga dikritik terlalu tinggi. Kebanyakan pengguna pada
sebuah jajak pendapat mengatakan bahwa harga beberapa edisi Windows Vista yang
ditulis pada situs Web Microsoft Kanada pada Agustus 2006 membuat harga produk
terlalu mahal.
sekian Tentang Postingan Saya,apabila ada kesamaan postingan mohon dimaafkan
1 komentar
DAFTAR ID GRATIS SABUNG AYAM ONLINE
KUNJUNGI SITUS KAMI DI WWW.ID303.website
MENANG BERAPAPUN, PASTI KAMI BAYAR !!!
minimal deposit 25rb , minimal wd 50rb
BISA DEPOSIT DENGAN PULSA XL DAN TELKOMSEL
Melayani LiveChat 7 x 24 Jam Nonstop
WA : 08125522303
EmoticonEmoticon